Operasi Perkalian
Apa hubungan antara
operasi perkalian dengan operasi penjumlahan?
Misalnya
Seorang dokter memberi
resep obat ke pasien 3 kali dalam sehari.
Biasanya ditulis dengan 3
x 1.
Artinya, pasien harus
minum obat 3 x 1 = 1 + 1 + 1
Tiga obat diminum tidak
sekaligus, namun berjeda.
Pagi 1 obat, siang 1 obat,
dan malam 1 obat.
Contoh lainnya
Andi menabung Rp100.000,00
tiap bulan selama 6 bulan.
Banyak tabungannya adalah
....
Dapay dihitung dengan 6 x
100.000 = 100.000+100.000+100.000+100.000+100.000+100.000
= 600.000
Jadi, banyak tabungannya
adalah Rp600.000,00.
Dari 2 contoh di atas,
dapat dituliskan bahwa ada hubungan antara operasi perkalian dengan
penjumlahan.
Jadi, dapat dituliskan
a x b = b + b + b + ... +b
(sebanyak a kali)
Bila dituliskan
7 x 5 = 5 + 5 + 5 + 5 + 5
+ 5 + 5 = 35.
Faktor suatu Bilangan
20 dapat dibentuk menjadi
perkalian bilangan bulat
1 x 20
2 x 10
4 x 5
Jadi, 1, 2, 4, 5, 10, dan
20 merupakan faktor dari 20.
Dapatkah kalian menentukan
faktor dari 30 ?
30 dapat dibentuk menjadi
perkalian
1 x 30
2 x 15
3 x 10
5 x 6
Jadi faktor dari 30 adalah
1, 2, 3, 5, 6, 10, 15, 30.
Operasi Pembagian
Apa hubungan antara
operasi pembagian dengan operasi pengurangan ?
Misalkan
Bu Andi memiliki 12 kue,
ia membagi kepada 4 orang tetangganya. Berapa kue masing – masing yang
diperoleh oleh tetangga ?
Dapatkah kalian
menyelesaikannya?
Ada 12 kue dibagi ke 4
tetangga
12 – 4 – 4 – 4 = 0.
4 mengurangi 12 sebanyak
3.
Ditulis 12 : 4 = 3.
Contoh lain :
Budi hutang dengan
temennya Rp15.000,00 pada Tedi.
Budi merencanakan melunasi
dengan membayar hutang tiap Rp3.000,00.
Berapa kali ia harus
melunasinya?
Jika hutang dituliskan
dengan tanda (-), maka
-15.000 : - 3.000 =
-15.000 – (-3.000)- (-3.000)-(-3.000)-(-3.000)-(-3.000)
= 15.000 + 3.000
+ 3.000 + 3.000 + 3.000 + 3.000
= 0
Karena 3.000 ada 5,
Dengan demikian hutang
tersebut dibayar sebanyak 5 kali.
Untuk lebih jelasnya, kerjakan latihan berikut !






0 comments:
Post a Comment