Cegah Corona

Stay at Home, Pakai Masker, Jaga Jarak, Cuci Tangan Selalu

My Blog List

Bagaimana Cara Mengajak Siswa Berpikir Kritis dengan Metode Bertanya

 

Berpikir kritis merupakan salah satu capaian pembelajaran dalam pembelajaran abad 21. 

Ada salah satu metode yang bisa digunakan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran kritis siswa. Yaitu metode bertanya.

Teknik bertanya ini mau tidak mau harus dikembangkan oleh guru agar siswa memiliki kemampuan berpikir kritis. 


Berikut ini ulasan singkatnya. 

Hal yang tidak boleh dilupakan oleh guru dalam menyampaikan materi adalah menanyakan kejelasan kepada siswa, seperti mengungkapkan pertanyaan :

v  “ Sudah paham belum ?”

v “Jelas, ndak ?”

v “Gimana, ada kesulitan gak ?”

v “Ada yang perlu dijelasain ulang ?”

v “Bagian mana yang tidak paham ?”

v “Gimana, terlalu cepet, ndak ?”

v Dst

 

Pertanyaan di atas berkaitan tentang mengetahui apakah yang kita jelaskan, siswa sudah paham atau mengajak siswa mengemukakan usul agar berani mengkritisi dan memberi kesempatan siswa berpikir kritis dan menganalisis.

 

Pertanyaan itu sangat penting agar ilmu yang disampaikan dapat merasuk ke otak dengan jeda pertanyaan yang kita ajukan.

Diskusi dengan pertanyaan – pertanyaan ringan tentang materi yang kita sampaikan, akan membuat siswa semakin tertantang dan semakin ingin tahu. Janganlah pertanyaan hanya menanyakan apa, siapa, atau kapan.

 

Tapi ajaklah siswa untuk menjawab pertanyaan :

v Bagaimana, ada perbedaaan tidak 2 hal tersebut ?

v Coba amati, dari sisi mana kesamaan ketiga hal tersebut ?

v Coba bandingkan dengan jawaban ini !

v Coba ceritakan dengan bahasa kalian !

v Bagimana cara mendapatkan rumus itu ?

v Mengapa hal itu bisa terjadi ?

v Dengan sebab apakah peristiwa itu terjadi, coba uraikan !

v Coba diskusikan dengan teman sebangkumu, hal – hal apa saja yang menjadikan seperti itu ?

v Coba resapi, cara manakah yang paling mudah menurutmu ?

v Bisakah kamu membuat polanya, coba ungkapkan !

v Dst

 

Pertanyaan – pertanyaan di atas sangat perlu diajukan kepada siswa, jika siswa tidak mampu seperti yang guru harapkan, maka coba pandu dengan pertanyaan – pertanyaan arahan.

 

Adakalanya pertanyaan yang kita ajukan, siswa tidak bisa memahami dengan baik sehingga menimbulkan jawaban yang tidak seperti yang kita inginkan.

0 comments: